Thursday, May 20, 2010

SAINS UNGKAP TEORI JATUH CINTA


Kajian Dari Los Angeles menunjukkan bagaimana bahan kimia dalam otak kita ber-reaksi saat kita jatuh cinta. Semuanya di ulas daripada berdasarkan faktor Sains. Para peneliti menggunakan beberapa kaedah untuk mengukur cinta dan reaksi kimia yang terjadi dalam otak manusia. Seorang ilmuwan New York melakukan scan otak pada pasangan baru. Hasil scan telah mengungkapkan bahwa "Setelah pertemuan pertama, sebuah sistem kompleks di otak diaktifkan"
Ini menemukan bahawa dopamin dilepaskan ketika mereka diminta untuk memikirkan pasangannya masing-masing. Larry J Young, seorang profesor psikiatri menjelaskan bahwa zat yang dihasilkan dalam otak kita adalah sama sewaktu kita sedang melakukan aktiviti yang sangat menyenangkan.
Tapi cerita tidak berhenti sampai di dopamin. Selanjutnya, menurut para peneliti, ada oxytocin dan vasopressin yaitu zat kimia yang mendorong pasangan untuk membentuk ikatan emosional ketika zat tersebut dilepaskan dari otak.
Jangan khawatir jika anda berada dalam hubungan jangka panjang, sebab zat kimia romantis Anda tetap masih kuat. Para peneliti menjelaskan terlibat intimasi dengan pasangan, mendengarkan, dan berempati dengan mereka akan melepaskan lebih banyak hormon ikatan cinta.
Rasanya agak aneh memikirkan hubungan anda dan pasangan sebagai serangkaian reaksi kimia dalam otak kita. Sering kali, cinta dan hubungan disajikan sebagai sesuatu yang sangat komplek dan halus sehingga tidak cukup dijelaskan dengan kata-kata.
Tetapi jika cinta anda berdasarkan nafsu, zat kimia seperti testosterone dan estrogen akan di hasilkan pula.


Menarikan? Aku jumpa entry ni. Dan olah sikit.



ditulis tepat oleh Cik EZATULHANIBINTIYUSOFAKMAR pada

23/05/2010 jam 2:53petang waktu tempatan

0 comment(s):

Post a Comment

Beramal ketika bercakap